Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Truk yang Tabrak JPO Tendean Ternyata Mau ke Kejagung

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2026 |19:29 WIB
Truk yang Tabrak JPO Tendean Ternyata Mau ke Kejagung
Truk yang Tabrak JPO Tendean Ternyata Mau ke Kejagung/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Truk Crane yang nyangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean, Jakarta Selatan, ternyata ingin menuju Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sopir truk, Andre membantah bahwa mengantuk atau kurang konsentrasi saat mengemudi hingga kendaraannya tersangkut di JPO tersebut. Ia mengaku hanya mengikuti jalur yang disajikan oleh fitur maps.

" Iya mau ke Kejagung, kita bawa truk 2 kilometer lagi sampai ini. Karena  kita fokus lihat maps," ujar Andre, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, kendaraan alat berat tersebut dibawa dari Summarecon Bogor, Jawa Barat. Ia mengaku berangkat sekira pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengungkapkan jalan terdampak imbas pembongkaran JPO, mulai dari Jalan Sudirman Thamrin dari arah utara menuju selatan yang sedang diupayakan dialirkan ke selatan.

“Dan juga keluaran SCBD yang mengarah ke Jalan Suryo itu juga mengalami kepadatan. Imbas dari evakuasi proses perbaikan atau pembongkaran JPO yang ditabrak oleh truk tadi pagi,” kata Robby kepada wartawan.

 

Selain itu, untuk jalan Suryo menuju Mampang Prapatan masih belum bisa dilintasi. Hal itu berdampak pada semakin padatnya arus kendaraan dari di Rasuna Said mengarah ke jalan Warung Buncit

“Imbas dari perbaikan juga atau evakuasi yang dilakukan di Mampang sehingga saat ini memang masyarakat belum bisa melintasi ruas jalan Mampang Prapatan yang mengarah ke Blok M,” ucapnya.

“Demikian juga yang dari arah Blok M menuju arah Mampang Prapatan juga sampai saat ini belum bisa Dilintasi. Ini menyebabkan terjadinya kepadatan yang cukup padat, mengarah ke ruas ruas jalan tersebut,” sambungnya.

Selain itu, kemacetan juga termonitor di ruas jalan Pasar Minggu atau KH. Guru Amin sampai dengan simpang Pancoran menuju ke arah Kalibata. Kondisi ini dampak dari jam pulang kerja arus kendaraan melalui jalan arteri ke wilayah timur

“Ini masih sama kepadatan hanya berada di jalan tol tapi masih mengalir cukup lancar sampai dengan Cawang. Setelah Cawang sampai Bekasi masih cukup landak atau masih cukup lancar,” pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement