Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 23 Juli 2026 |00:05 WIB
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth.
A
A
A

"Tanpa dana ini, kami menghadapi kekurangan kritis yang mengancam kemampuan kami untuk sekadar membayar anggota layanan kami, dengan cepat mengisi kembali peralatan dan amunisi, dan mempertahankan operasi vital tanpa gangguan," kata Hegseth, sebagaimana dilansir BBC.

Setiap dolar yang dialokasikan, tambahnya, akan digunakan untuk membangun "daya hancur" pasukan militer AS dan "memperkuat perdamaian melalui kekuatan".

Ketua Komite Alokasi Anggaran Senat, Susan Collins, seorang Republikan, mempertanyakan Hegseth tentang dampak yang akan terjadi jika kebutuhan anggaran tidak terpenuhi.

Hegseth mengatakan pelatihan saat ini dan di masa mendatang untuk anggota militer perlu dipangkas tanpa dana tersebut, karena ia berulang kali menyalahkan pemerintahan mantan Presiden Joe Biden atas apa yang disebutnya sebagai militer yang kekurangan dana.

Demokrat paling senior di komite tersebut, Patty Murray, menolak permintaan pendanaan tersebut, dengan mengatakan bahwa itu "tidak masuk akal".

Ketika ditanya oleh Senator Demokrat Dick Durbin apakah ia memiliki perkiraan berapa biaya perang di Iran sejauh ini, Hegseth memberikan angka USD37,5 miliar. Namun, sumber dari Partai Demokrat dan sumber lainnya meyakini bahwa angka sebenarnya dari perang ini jauh lebih tinggi.

Mereka mengatakan perkiraan saat ini tidak termasuk biaya seperti pembangunan untuk pangkalan Amerika yang rusak.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement