Reynold menjelaskan, perselisihan antara sekelompok orang dengan warga Matraman memicu aksi saling lempar batu. Situasi semakin memanas ketika warga sekitar merasa lingkungan mereka terusik sehingga bentrokan meluas.
"Terjadi baku lempar atau lempar-lemparan batu. Perselisihan tersebut kemudian lari sampai ke lokasi Jalan Tambak ini," ujarnya.
Akibat bentrokan tersebut, polisi mengevakuasi dua korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), yakni K (23) dan DS. Namun, K dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis, sementara DS masih menjalani penanganan.
Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan tiga orang berinisial S, T, dan U yang diduga terlibat dalam penganiayaan. Ketiganya saat ini menjalani pemeriksaan di Polsek Menteng. Selain itu, sekitar 15 orang turut diamankan untuk dimintai keterangan.
Hingga Minggu malam, aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Polda Metro Jaya, Kodim 0501 Jakarta Pusat, dan Kodam Jaya masih melakukan pengamanan di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.