“Setidaknya belasan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa reruntuhan, sementara aliran listrik lokal terputus, saluran komunikasi terganggu, dan layanan moda transportasi kereta api maupun metro terpaksa dihentikan sementara guna pengecekan keamanan infrastruktur,” kata Daryono.
Tercatat, kerusakan struktural terlihat nyata di sejumlah wilayah, termasuk Fuorigrotta dan Pozzuoli. Retakan signifikan ditemukan pada berbagai rumah warga, gereja, serta bangunan kuno berbahan batu bata dan beton. Runtuhan batu serta material bangunan berjatuhan menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya. Selain itu, longsoran tanah dan batuan di beberapa titik memicu penutupan akses jalan tol serta jalur utama transportasi darat.
Daryono menambahkan, rentetan kejadian ini kembali menegaskan tingginya aktivitas tektonik dan vulkanik di kawasan Campi Flegrei. Kombinasi antara fenomena pengangkatan tanah yang terus berlangsung dan frekuensi gempa yang meningkat membuat otoritas serta ilmuwan terus memantau wilayah ini secara ketat.
“Pusat operasi darurat kini telah disiagakan penuh oleh Protezione Civile bersama pihak berwenang Italia guna menangani penanganan pascabencana dan mengantisipasi potensi gempa susulan,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.