JAKARTA - Polda Metro Jaya menerapkan pengalihan arus lalu lintas secara situasional di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan menyusul agenda Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Pengalihan arus lalu lintas tersebut diberlakukan karena kawasan Kompleks Parlemen diprediksi mengalami kepadatan. Rekayasa lalu lintas secara situasional mulai diterapkan sejak pukul 08.00 WIB.
"Diperkirakan lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI diprediksi padat. Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional," tulis akun Instagram resmi Polda Metro Jaya, @poldametrojaya, Jumat (14/8/2026).
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat yang hendak melintas di sekitar Kompleks Parlemen untuk menggunakan rute alternatif dan mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan.
Masyarakat juga diminta mengikuti petunjuk dan arahan petugas di lapangan selama rekayasa lalu lintas berlangsung.
"Diimbau untuk memanfaatkan rute alternatif, atur waktu perjalanan, dan ikuti petunjuk petugas di lapangan," demikian keterangan Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya memastikan informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas dan rekayasa yang diberlakukan akan disampaikan melalui kanal resmi kepolisian.
"Utamakan keselamatan dalam berkendara, selalu ikuti petunjuk serta arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran kita bersama, serta patuhi aturan yang berlaku," tulis Polda Metro Jaya.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.