Lana meminta masyarakat tetap mengikuti rekomendasi keselamatan yang telah ditetapkan dan tidak mendekati kawasan yang berpotensi terdampak guguran lava maupun awan panas. “Warga perlu mewaspadai potensi guguran atau longsoran lava dan awan panas, khususnya di sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut Gunung Ili Lewotolok,” kata Lana.
Warga di sekitar gunung juga diimbau menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan untuk melindungi mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan maupun gangguan kesehatan lainnya akibat abu vulkanik.
“Masyarakat diminta menutup tempat penampungan air bersih untuk mencegah paparan abu vulkanik,” imbaunya.
Badan Geologi mengingatkan masyarakat agar tidak panik ketika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah. Suara tersebut merupakan salah satu ciri aktivitas gunung api yang sedang berada dalam fase erupsi.
Pemerintah daerah dan masyarakat diminta terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) atau Badan Geologi untuk memperoleh informasi terbaru terkait aktivitas Gunung Ili Lewotolok.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.