JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dan dua tersangka pemberi suap dalam kasus dugaan korupsi pengisian jabatan di Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pelimpahan Tahap II ini mencakup para tersangka dari klaster pemberi suap.
Para tersangka tersebut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnain dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles.
"Penyerahan Tahap II tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh tim JPU pada hari Rabu, 26 Agustus 2026," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (28/8/2026).
Budi menjelaskan, perkara dugaan suap yang melibatkan Bupati Kuansing nonaktif, Suhardiman Amby, khusus untuk klaster pemberi ini akan segera memasuki tahapan penuntutan.
"Dengan pelaksanaan Tahap II ini, proses penanganan perkara pemberi suap kepada SA selaku Bupati Kuantan Singingi akan segera memasuki tahapan penuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)," lanjut Budi.
Ia menambahkan, penyidik KPK hingga kini masih terus melakukan penyidikan perkara ini secara komprehensif.
"Dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang diduga terlibat," tegasnya.
Sebagai informasi, KPK telah menetapkan dan menahan Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan perangkat daerah. Dalam perkara ini, Suhardiman ditetapkan sebagai tersangka bersama Sekda Kuansing Zulkarnain dan Dirut PT Mitra Ideal Consultant Ardiles.
Dalam konstruksi perkara yang dirilis KPK, Suhardiman diduga mensyaratkan satu unit mobil Toyota Land Cruiser kepada pihak yang ingin mengisi jabatan Sekretaris Daerah. Permintaan tersebut kemudian dipenuhi melalui pembelian kendaraan senilai Rp2,05 miliar dengan skema kredit menggunakan identitas Ardiles.
Selain dugaan suap jabatan, KPK juga mengusut dugaan penerimaan lain terkait pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). Penyidik menduga terdapat pemotongan uang yang bersumber dari Sisa Hasil Usaha (SHU) anggota koperasi yang merupakan para petani di Kuansing.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.