Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Detik-Detik Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Teriakan Histeris Minta Tolong Terdengar dari Lantai Lima

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |15:35 WIB
Detik-Detik Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, Teriakan Histeris Minta Tolong Terdengar dari Lantai Lima
Apartemen di Tanah Abang, Jakarta Pusat kebakaran (Foto: Yuwantoro W/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Teriakan minta tolong dari dalam apartemen menjadi salah satu tanda awal yang disadari warga saat kebakaran melanda Apartemen Pavilion di Jalan KH. Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Seorang saksi mata, Rani, mengaku pertama kali curiga setelah mendengar suara perempuan berteriak meminta pertolongan sekitar pukul 11.15 WIB dari arah apartemen. Saat itu, ia sedang duduk di warung dekat permukiman warga yang berada di belakang apartemen.

"Asapnya tebal begitu, menggumpal. Pekat. Cuma orang teriaknya kencang banget, ya? Tolong, tolong," kata Rani saat ditemui di lokasi.

Menurut Rani, suara tersebut diduga berasal dari lantai lima apartemen yang terbakar. Namun, ia tidak melihat langsung orang yang berteriak karena tertutup bangunan dan kepulan asap.

"Iya, di lantai lima. Arahnya kan memang mepet ke arah sana, kan, depan rumah warga," ujarnya.

Rani mengatakan hanya mendengar satu suara perempuan yang berulang kali meminta pertolongan. Kondisi jalan yang relatif sepi menjelang Sholat Jumat membuat suara tersebut terdengar jelas hingga ke area permukiman.

"Saya kedengerannya cuma seorang doang minta tolong," ucapnya.

Tak lama setelah mendengar teriakan itu, Rani melihat kepulan asap pekat membumbung dari gedung apartemen. Ia kemudian bergegas memberi tahu Ketua RT setempat sebelum laporan diteruskan kepada petugas keamanan dan instansi terkait.

"Saya panggil Bu RT, kebakaran di sana. Pas depan rumah sebelah belakang rumah Bu RT kan kelihatan jelas banget. Langsung, enggak usah telepon, langsung ke security," katanya.

Menurut Rani, pada awal kejadian tidak terlihat kobaran api dari luar bangunan. Yang tampak justru asap tebal yang keluar dari area apartemen.

"Enggak, enggak lihat api. Emang awal pertama itu asapnya emang luar biasa besar banget," ujarnya.

Ia menilai respons warga, pengurus lingkungan, petugas keamanan, hingga pemadam kebakaran berlangsung cepat setelah kebakaran diketahui. Meski demikian, proses evakuasi dinilai cukup menantang karena akses menuju lokasi terbatas.

"Langsung kita pengurus setempat wilayah langsung lari siap tanggap langsung lapor Damkar segala macam. Ya cepat sih penanganannya, cuma karena untuk jalur evakuasinya susah, ya," kata Rani.

Pantauan di lokasi pukul 14.30 WIB, petugas pemadam kebakaran dan petugas terkait masih hilir mudik memasuki kawasan apartemen. Asap tipis masih terlihat dari area gedung yang terbakar. Petugas juga tampak menggunakan crane untuk menjangkau titik yang terdampak kebakaran.

Sebelumnya, kebakaran dilaporkan terjadi di lantai 5 Apartemen Pavilion sekitar pukul 11.23 WIB. Sebanyak 17 unit dan 85 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Hingga kini, penyebab kebakaran maupun informasi terkait korban masih dalam pendataan petugas.
 

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement