JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat daerah dalam beberapa hari terakhir. Total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 24,5 hektare.
Data tersebut dihimpun BNPB dari laporan kejadian dan penanganan bencana yang dilakukan pemerintah daerah pada periode 7-8 September 2026 pukul 07.00 WIB. Kebakaran lahan pertama terjadi di Desa Kebumen, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Senin 7 September pukul 12.50 WIB. Kebakaran dipicu pembakaran sampah yang diperparah angin kencang dan kondisi lahan kering.
Luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 2 hektare. BPBD bersama Damkar Kabupaten Kebumen melakukan kaji cepat dan pemadaman. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa.
Karhutla juga terjadi di Gampong Kayee Adang, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada Senin 7 September pukul 16.04 WIB. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Luas lahan yang terbakar sekitar 1 hektare. BPBD Kabupaten Aceh Besar mengerahkan tiga unit armada damkar dan api berhasil dipadamkan pada pukul 18.45 WIB.
Sementara di Kabupaten Mesuji, Lampung, karhutla terjadi pada Senin 7 September pukul 16.00 WIB. Titik api berada di Desa Fajar Indah, Kecamatan Panca Jaya, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji.
Kebakaran di wilayah tersebut menjadi yang terluas, dengan lahan terbakar mencapai 19,5 hektare. BPBD Kabupaten Mesuji berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen. Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa.
Kebakaran lahan lainnya terjadi di Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Minggu 6 September pukul 13.00 WIB itu menghanguskan lahan seluas 2 hektare.
Kebakaran diduga dipicu sisa puntung rokok yang dibuang di area lahan. Personel BPBD Kabupaten Trenggalek bersama TNI/Polri, perangkat desa, dan warga melakukan asesmen serta penanganan. Api berhasil dipadamkan pada Senin 7 September.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan.
"BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta segera melapor ke BPBD atau Damkar apabila melihat titik api," ujarnya, Selasa (8/9/2026).
Berton juga meminta pemerintah daerah memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah rawan karhutla. "Untuk pemerintah daerah agar secara rutin melakukan patroli di wilayah yang rawan kebakaran dan menyiagakan personel serta peralatan guna melakukan pemadaman secara cepat ketika ditemukan adanya titik api," katanya.
BNPB mencatat seluruh kebakaran tersebut berhasil ditangani dan tidak menimbulkan korban jiwa. "Di tengah masih terjadinya karhutla di sejumlah wilayah, BNPB meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi lahan kering dan angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api," imbaunya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.