Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG: Dipengaruhi El Nino Kuat, Puncak Kemarau Indonesia Terjadi September 2026

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 22 September 2026 |11:34 WIB
BMKG: Dipengaruhi El Nino Kuat, Puncak Kemarau Indonesia Terjadi September 2026
BMKG mengatakan bahwa puncak musim kemarau akan datang bertahap hingga September 2026.
A
A
A

“Untuk di Indonesia selalu secara historis fenomena El Nino itu memperkering musim kemarau sehingga musim kemaraunya lebih panjang di sebagian wilayah Indonesia khususnya yang berada di Selatan Khatulistiwa,” kata Ardhasena.

Dampak El Nino terlihat dari panjangnya periode tanpa hujan di sejumlah wilayah. BMKG mencatat hari tanpa hujan secara berurutan lebih dari 60 hari tersebar di 25 provinsi. Bahkan, hari tanpa hujan terpanjang tercatat di Bantul mencapai 131 hari atau lebih dari empat bulan.

“Nah salah satu indikasi dari dampaknya El Nino adalah kekeringan yang dialami berbagai wilayah di Indonesia seperti kita lihat di slide ini banyak lokasi pengamatan yang sudah melaporkan hari tanpa hujan berurutan lebih dari 60 hari yaitu tersebar di 25 provinsi dengan hari tanpa hujan terpanjang saat ini di wilayah Bantul yaitu sepanjang 131 hari atau lebih dari 4 bulan,” ujarnya.

Ardhasena mengatakan pengaruh El Nino juga membuat sejumlah wilayah yang secara klimatologis memiliki tipe hujan sepanjang tahun turut mengalami periode kemarau.

“Bahkan El Nino 2026 ini menyebabkan terjadinya periode kemarau pada beberapa zona musim dengan tipe hujan sepanjang tahun,” katanya.

Secara klimatologis, Indonesia memiliki 110 zona musim atau 33% dari luas daratan yang karakteristik iklimnya merupakan hujan sepanjang tahun. Namun pada 2026, sebanyak 98 zona musim mengalami musim kemarau akibat anomali hujan lebih rendah yang dipengaruhi El Nino.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement