Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Amankan Demo 24 September, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalin

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 23 September 2026 |21:05 WIB
Amankan Demo 24 September, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan dan Rekayasa Lalin
Polda Metro Jaya mempersiapkan rekayasa lalin dan pengawasan jelang demo 24 September.
A
A
A

JAKARTA – Polda Metro Jaya mematangkan skema pengamanan dan pelayanan lalu lintas menjelang aksi penyampaian aspirasi peringatan Hari Tani Nasional pada Kamis, 24 September 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin kebebasan berpendapat sekaligus menjaga kelancaran mobilitas warga di Jakarta.

Kesiapan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman dan tertib, sekaligus menjaga aktivitas warga tetap berjalan lancar.

Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri menggelar Tactical Floor Game (TFG) untuk menyamakan persepsi seluruh unsur serta memastikan pelayanan, komunikasi, pengaturan lalu lintas, dan pengamanan di lapangan berjalan terarah menyesuaikan perkembangan situasi.

“TFG ini harus bisa menyamakan persepsi dan mematangkan seluruh rencana pengamanan, mulai dari plotting personel, pengawalan massa, pengaturan lalu lintas, cara bertindak, komunikasi, sampai kendali operasi yang terarah,” kata Asep, Rabu (23/9/2026).

Polda Metro Jaya juga memperkuat komunikasi dengan koordinator lapangan dan terus memperbarui perkembangan kegiatan. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting agar penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib, sementara personel di lapangan tetap mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan terukur.

Mobilitas masyarakat turut menjadi perhatian utama. Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan 1.550 personel di sejumlah kawasan strategis, antara lain Semanggi, Sudirman, kawasan UOB, Senayan, Gedung DPR/MPR RI, Bundaran Patung Kuda, dan Monas.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional apabila terjadi peningkatan kepadatan maupun penutupan ruas jalan akibat kegiatan di lokasi-lokasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat, sekaligus memastikan hak warga lainnya untuk beraktivitas tetap terjaga.

“Kami menghormati ruang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Pada saat yang sama, kami juga ingin memastikan masyarakat yang bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari tetap dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement