Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Strategi China di Samudra Hindia: dari Seychelles, Maladewa, hingga Kepulauan Solomon

Rahman Asmardika , Jurnalis-Minggu, 27 September 2026 |14:25 WIB
Strategi China di Samudra Hindia: dari Seychelles, Maladewa, hingga Kepulauan Solomon
Menteri Luar Negeri Kepulauan Solomon Jeremiah Manele berbincang dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing, China, 21 September 2019. (Foto: Reuters)
A
A
A

Namun, bagi China, Samudra Hindia bukan sekadar ruang komersial. Kawasan ini juga menjadi arena di mana hubungan ekonomi yang erat dapat membuka pintu akses diplomatik dan menciptakan peluang kerja sama keamanan.

Laporan PML Daily menyebutkan bahwa meski tidak semua proyek yang didanai China ditujukan untuk kepentingan militer atau berarti negara penerima telah mengorbankan otonomi politik luar negerinya, kekhawatiran utama terletak pada bagaimana akumulasi hubungan ekonomi dan politik ini secara bertahap dapat meningkatkan pengaruh Beijing terhadap opsi kebijakan yang dimiliki negara-negara kecil tersebut.

Studi Kasus Maladewa dan Aktivitas Riset Maritim

Maladewa menjadi contoh nyata dalam melihat dinamika ini. Terletak di dekat rute maritim penting di pusat Samudra Hindia, ekonomi Maladewa yang sangat bergantung pada sektor pariwisata menjadikannya rentan terhadap investasi dan konektivitas luar negeri.

Keterlibatan China dalam pembangunan infrastruktur Maladewa berkembang pesat di bawah kepemimpinan Presiden Abdulla Yameen, salah satunya melalui proyek Jembatan Persahabatan China–Maladewa (China-Maldives Friendship Bridge) yang menghubungkan Malé dengan Hulhumalé dan Hulhulé. Proyek ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat sekaligus membuktikan daya pikat politik dari proyek infrastruktur berwujud.

Keterlibatan Beijing kian meluas di bawah kepemimpinan Presiden Mohamed Muizzu yang memenangkan pemilu pada 2023 dengan mengusung agenda "India Out". Dalam kunjungannya ke Beijing pada Januari 2024, kedua negara sepakat membentuk kemitraan kooperatif strategis komprehensif dan menandatangani berbagai perjanjian kerja sama.

Meski pemerintah Maladewa terus berupaya mengimbangi hubungannya antara India dan China demi kepentingan domestik, dinamika ini menunjukkan bagaimana keterlibatan ekonomi dapat menjadi fondasi bagi kerja sama strategis yang lebih luas.

Di sisi lain, pengoperasian kapal riset China di Samudra Hindia menarik perhatian internasional karena potensi tumpang tindih antara aktivitas ilmiah, pengawasan maritim, dan kepentingan strategis militer. Kendati bukti yang ada belum tentu menunjukkan bahwa infrastruktur China di Maladewa telah dijadikan pangkalan militer, 

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement