JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah rekening ATM yang diduga menjadi tempat penampungan uang setoran dari kantor pertanahan (kantah) di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Jawa Timur.
Hal tersebut ditemukan saat tim Lembaga Antirasuah menggeledah Kanwil BPN Jawa Timur pada Kamis 24 September 2026 lalu. Adapun, penggeledahan dilakukan dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Kementerian ATR/BPN terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
"Penyidik juga menemukan sejumlah ATM yang rekeningnya digunakan untuk penampungan dugaan setoran-setoran yang dilakukan oleh Kantah BPN di lingkungan Kanwil Jawa Timur," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/9/2026).
"Di mana uang-uang yang dikumpulkan diduga untuk kegiatan-kegiatan taktis di luar APBN dari DIPA pada Kanwil BPN Jawa Timur," sambungnya.
Menurut Budi, temuan ini akan didalami penyidik, termasuk sumber setoran baik dari pihak internal BPN Jawa Timur maupun eksternal. Diketahui, Lembaga Antirasuah juga menyita perhiasan saat menggeledah lokasi tersebut.
"Dalam penggeledahan di Kanwil BPN Jatim, penyidik juga mengamankan beberapa perhiasan diduga emas, yang diduga diperoleh dari uang-uang yang dikumpulkan para oknum," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Sabtu 26 September 2026.
Budi belum menyebutkan berapa berat perhiasan yang ditemukan itu, termasuk besaran nilai perhiasan yang ditemukan itu.
"Estimasi awal nilainya mencapai puluhan juta rupiah," ujarnya.
Sebelum itu, KPK menyita uang senilai ratusan juta rupiah dari lokasi yang sama. "Penyidik juga menemukan uang senilai ratusan juta rupiah, yang kemudian dilakukan penyitaan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat 25 September 2026.
Budi menjelaskan, uang yang disita ini diduga penerimaan dari para pemohon layanan pertanahan di lingkungan Kanwil BPN Jatim.
"Selain penerimaan uang dari para pemohon layanan, uang-uang tersebut juga diduga berasal dari setoran-setoran Kantah BPN se-Jatim," ujarnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.