Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrey Sibiga berupaya meredakan perselisihan dengan Seoul. Ia menyebut persoalan tersebut sebagai "kesalahpahaman diplomatik" dan mengatakan tengah berupaya menyelesaikannya.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, pekan lalu, memperingatkan bahwa pemerintahnya akan mengambil langkah tambahan jika Ukraina terus menolak mengakui fakta dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam unggahan di platform X, Lee menyebut dugaan pelanggaran Kiev terhadap kesepakatan kerahasiaan sebagai persoalan yang menyangkut martabat rakyat dan bangsa Korea Selatan, sehingga tidak dapat diabaikan.