Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengapa Somalia Banyak Perompak? Ini Sejarah dan Penyebabnya

Niken Wulandari , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |11:35 WIB
Mengapa Somalia Banyak Perompak? Ini Sejarah dan Penyebabnya
Perompak Somalia (foto: dok AP)
A
A
A

JAKARTA - Aksi perompakan di perairan Somalia sempat menurun tajam sejak 2011 berkat patroli internasional. Meski demikian, kasus perompakan kembali meningkat sejak akhir 2023. Lantas, apa yang melatarbelakangi maraknya perompakan di negara tersebut?

1. Hilangnya Kendali Negara atas Perairan Somalia

Pengawasan terhadap perairan Somalia melemah drastis sejak pemerintah pusat negara tersebut runtuh pada 1991. Menurut publikasi ilmiah berjudul “Revisiting the fisheries–piracy nexus in Somalia: illegal fishing, governance collapse, and maritime crime” yang diterbitkan di Frontiers in Marine Science, runtuhnya pemerintahan turut memperlemah pengawasan laut Somalia.

Garis pantai Somalia yang panjang nyaris tidak lagi diawasi secara efektif oleh negara. Tanpa angkatan laut, penjaga pantai, atau otoritas perikanan yang andal, kapal-kapal asing dapat beroperasi dengan leluasa di perairan Somalia.

Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan administrasi pemerintahan. Hilangnya kendali negara turut memengaruhi cara masyarakat pesisir memandang penguasaan sumber daya laut mereka. Kondisi tersebut bukan masalah sesaat, melainkan bagian dari kegagalan kelembagaan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Akibatnya, eksploitasi sumber daya laut oleh pihak luar terus terjadi.

Sejumlah sumber menyebut bahwa perompakan di Somalia tidak dapat dipisahkan dari runtuhnya pemerintahan dan lemahnya otoritas publik.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement