Sebelumnya, El-Sisi dan Prabowo bertemu di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-18 di New Delhi, India, pada 12 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai aspek hubungan bilateral Mesir dan Indonesia, terutama setelah penandatanganan perjanjian kemitraan strategis antara kedua negara pada April 2025.
“Keduanya juga bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional, termasuk konflik Iran. Mereka menekankan pentingnya mengutamakan jalur diplomasi untuk mencapai penyelesaian damai serta menjaga kebebasan navigasi di jalur pelayaran internasional,” kata El-Shennawy.
Terkait isu Palestina, El-Shennawy mengatakan bahwa kedua pemimpin menegaskan pentingnya penyelesaian yang adil berdasarkan solusi dua negara sesuai resolusi internasional. Penyelesaian tersebut mencakup pembentukan negara Palestina dengan perbatasan 4 Juni 1967 dan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.
“Kedua presiden juga menolak pemindahan paksa warga Palestina dari tanah mereka. Mereka menekankan perlunya pelaksanaan gencatan senjata di Jalur Gaza, kelancaran masuknya bantuan kemanusiaan, serta penghentian tindakan terhadap warga Palestina di Tepi Barat,” demikian keterangan El-Shennawy.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.