Polri melaporkan bahwa seluruh warga di kawasan yang ditangani berhasil dievakuasi dengan selamat. Hingga laporan tersebut disampaikan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Untuk memastikan keselamatan warga setelah evakuasi, Polda Sumbar juga menyiapkan posko pengungsian serta mengerahkan 250 personel untuk menjaga rumah-rumah warga yang ditinggalkan. Langkah ini dilakukan untuk membantu menjaga keamanan lingkungan selama pemilik rumah berada di tempat pengungsian.
Posko kesehatan dan posko SAR turut didirikan di kawasan terdampak. Keberadaan posko tersebut mendukung pelayanan medis, pertolongan pertama, serta koordinasi untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi lanjutan apabila kondisi banjir kembali memburuk.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan, terutama anak-anak dan lanjut usia. Selain pelayanan kesehatan dan dukungan logistik, bantuan pakaian disalurkan kepada anak-anak serta warga yang pakaiannya basah akibat terendam banjir.
Di sisi lain, petugas mengimbau masyarakat agar tidak kembali menempati rumah yang masih berisiko terendam dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menghindari jatuhnya korban apabila terjadi banjir susulan.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.