Bagi Jesslyn, memenuhi kebutuhan tersebut bukan perkara mudah. Sebagai ibu tunggal dengan dua anak, ia mengaku hanya memiliki penghasilan sekitar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per bulan. Bahkan, pada waktu tertentu, ia tidak memperoleh penghasilan sama sekali.
Selama mendampingi Shofwan menjalani pengobatan, Jesslyn tinggal di Rumah Harapan Indonesia, Jakarta Pusat, yang menjadi tempat singgah bagi anak-anak dengan penyakit berat. Di tengah keterbatasan ekonomi dan kebutuhan pengobatan yang harus dipenuhi, bantuan tersebut menjadi dukungan berarti bagi Jesslyn untuk terus mengupayakan perawatan terbaik bagi anaknya.
Jesslyn menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Dukungan tersebut menjadi penyemangat baginya untuk terus mendampingi sang anak menjalani rangkaian pengobatan yang dibutuhkan.
"Terima kasih, terima kasih banyak," ungkap Jesslyn.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.