Dia pun meminta seluruh jajaran pengurus, mulai dari DPP, DPW, hingga DPD, memperkuat struktur organisasi sampai ke tingkat paling bawah atau Dewan Pimpinan Ranting (DPRt).
"Pelantikan pada malam hari ini, saya rasa bukan sebuah simbol saja. Melainkan sebuah harapan, agar Bapak Ibu sekalian, ayo kita bersama-sama DPP, DPW, DPD, kita bangun struktur sampai ke akar, sampai ke DPRt," tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Menurutnya, kekayaan alam Maluku harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir.
"Kita punya sumber perikanan. Tetapi kekayaan yang sangat besar itu menjadi percuma kalau dia tidak bisa memberikan dampak langsung kepada kesejahteraan nelayan, kesejahteraan masyarakat, kemajuan desa-desa pesisir, kemajuan daerah dan sebagainya," ujar Hendrik.
Hendrik juga memaparkan sejumlah agenda hilirisasi yang tengah didorong Pemerintah Provinsi Maluku. Program tersebut mencakup pengembangan kelapa dalam, cengkeh, dan pala di Kabupaten Maluku Tengah; ubi kayu di Kabupaten Buru Selatan; serta sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur.