“Pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow ini dilakukan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. JTT bersama stakeholder terkait terus melakukan pemantauan secara intensif guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan perjalanan pengguna jalan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” ujar Ria, Sabtu (21/3/2026).
JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, serta mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan juga dapat memperbarui informasi lalu lintas melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi Jasa Marga, maupun layanan One Call Center 133.
(Awaludin)