Profil dan Jejak Karier Jumhur Hidayat, Ketua Umum KSPSI yang Dilantik Sebagai Menteri Lingkungan Hidup

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Senin 27 April 2026 15:46 WIB
Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah resmi melantik M. Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH). Untuk mengenal Jumhur lebih dekat, artikel ini akan mengulas profilnya.

Jumhur lahir di Bandung, 18 Februari 1968. Ia merupakan putra dari pasangan Mohammad Sobari Sumartadinata dan Ati Amiati. Sang ayah merupakan seorang pejabat di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).

Pada 2007, Jumhur menikah dengan Finalis Puteri Indonesia 2001, Alia Febyani Prabandari. Dari pernikahan tersebut, Jumhur dan Alia dikaruniai empat orang anak yang bernama Moqtav, Naeva, Ezga, dan Vaniaz.

Riwayat Pendidikan

Jumhur pernah bersekolah di SD Menteng Pulo Pagi, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya pindah ke SD Menteng 02 Pagi, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Jumhur melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Jakarta Pusat dan kemudian pindah ke SMPN 1 Denpasar.

Kemudian, Jumhur melanjutkan pendidikannya di SMAN 1 Denpasar. Namun, ia pindah ke SMAN 3 Bandung. Di bangku perkuliahan, Jumhur menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan mengambil jurusan Teknik Fisika. Jumhur keluar dari ITB dan melanjutkan kuliahnya di Universitas Nasional, Jakarta.

 

Rekam Jejak Aktivis

Jumhur lebih dikenal sebagai aktivis. Ia kerap menyuarakan persoalan dari elemen buruh dan sudah aktif sejak berstatus sebagai mahasiswa.

Jumhur pernah aktif di Center for Information and Development Studies (CIDES) pada awal 1993. Ia juga pernah mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo). Kedua yayasan tersebut bergerak di bidang pemberdayaan buruh/pekerja.

Selain itu, Jumhur pernah terlibat dalam beberapa organisasi buruh lain seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.

Berkat kiprahnya di dunia aktivis, Jumhur dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan TKI pada 2007.

Di dunia politik, Jumhur pernah menjadi relawan Jokowi sebagai Koordinator Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) pada Pilpres 2014. Namun, dukungannya beralih kepada Prabowo pada Pilpres 2019.

 

Sekadar informasi, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sebanyak enam pejabat negara hari ini, Senin (27/4/2026), di Istana Kepresidenan Jakarta.

Mayoritas dari mereka adalah orang lama atau yang sebelumnya juga berada di Kabinet Merah Putih. Seperti Muhammad Qodari yang menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) akan dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Kemudian, Dudung Abdurachman yang merupakan Penasihat Khusus Presiden akan dilantik menjadi KSP. Selain itu, ada Hanif Faisol yang saat ini menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Pejabat lainnya ada Hasan Nasbi yang disebut akan dilantik menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi. Kemudian, Bahlil Kadir Karding juga akan dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. Terakhir, ada Jumhur Hidayat. Ia disebut siap menerima jabatan Menteri Lingkungan Hidup.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya