Sementara itu, Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto menyebutkan, pihaknya telah mengerahkan 50 personel untuk membantu proses evakuasi, sterilisasi lokasi, hingga pencarian di area terdampak.
Sebanyak 50 personel Satbrimob Polda Metro Jaya yang diterjunkan terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Henik.
Berdasarkan data sementara, ledakan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Sari Asih, Rumah Sakit Insan Permata, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan.
(Awaludin)