JAKARTA - Sebanyak 3.000 ribu lebih personel gabungan dari unsur Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya menggelar apel gabungan di Monumen Nasional (Monas), untuk persiapan pengamanan aksi demonstrasi di sejumlah titik Jakarta, pada Selasa, (20/10/2026).
Pantauan Okezone di lokasi, mobil-mobil bus dari kepolisian telah terpakir berjejer rapi di lokasi apel. Personel gabungan TNI/Polri juga telah berbaris memanjang menggunakan atribut pengamanan lengkap.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh dua jenderal bintang tiga, yaitu Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi dan Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto.
Senada dengan Pangdam, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan tugas pengamanan ini merupakan wujud pelayanan negara terhadap kebebasan berpendapat di negara demokrasi.
Dia juga mengingatkan agar seluruh personel gabungan tetap profesional, humanis, dan tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi dinamika di lapangan.
"Kita adalah prajurit-prajurit profesional yang sudah terlatih. Emosi boleh, tetapi harus tetap dikendalikan. Jangan mau terpancing oleh skenario yang memicu tindakan kekerasan," tegasnya.
Sebelumnya, aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Sadar) akan menggelar demonstrasi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa (20/10/2026).
Ketua BEM UI Yatalathof Imawan mengungkapkan aksi simbolik di kawasan Tugu Proklamasi akan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan aksi turun ke jalan yang berlangsung di Tugu Tani pukul 15.00 WIB.
(Fahmi Firdaus )