Image

Pejabat Kemenhub Akui Terima Uang Rp400 Juta dari Penyuap Dirjen Hubla

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 16:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 07 337 1826800 pejabat-kemenhub-akui-terima-uang-rp400-juta-dari-penyuap-dirjen-hubla-8Nqz8IBwpn.jpg Illustrasi korupsi (foto: Shutterstock)

JAKARTA ‎- Kasubdit Pengerukan dan Reklamasi Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Wisnoe Wihandani mengakui turut menerima uang dugaan suap sebesar Rp400 Juta dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Sebagaimana hal tersebut diakui Wisnoe saat bersaksi untuk terdakwa Adiputra Kurniawan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Adiputra Kurniawan sendiri merupakan terdakwa penyuap Dirjen Hubla Kemenhub non-aktif, Antonius Tonny Budiono.

"Ya terima dari terdakwa Rp400 juta," ungkap Wisnoe di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

Wisnoe menjelaskan, pemberian uang Rp400 juta dari Adiputra Kurniawan diberiksa secara bertahap. Pertama diberikan Rp300 juta kemudian diserahkan kembali sisa uang yang dijanjikan oleh Adiputra.

Wisnoe mengklaim tidak mengetahui maksud dan tujuan pemberian uang Rp400 Juta dari Adiputra. ‎Menurut Wisnoe, saat itu Adiputra hanya meletakkan uang tersebut di meja kantornya di Kemenhub.

"Ya uangnya ditaruh, ya sudah saya terima uangnya, saya bawa pulang ke rumah," jelas Wisnoe.

(Baca juga: Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Penyuap Dirjen Hubla Nonaktif)

Sementara itu, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Wisnoe dijelaskan terdapat pemberian uang dari Adiputra Kurniawan terkait dugaan pengerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas.

Uang tersebut diduga untuk memuluskan Surat Izin Kerja Keruk (SIKK) di Pelabuhan Tanjung Mas, tahun anggaran 2017. Wisnoe membantah telah membantu memuluskan pemberian SIKK terhadap Adiputra.

Kembalikan Uang Suap ke KPK, Uang Penjualan Sawah Ikut Terbawa

 

Wisnoe juga mengaku sempat takut ditangkap oleh tim satgas KPK setelah menerima uang tersebut. Sebab, saat itu Dirjen Hubla Kemenhub, Antonius Tonny Budiono sudah tertangkap tangan karena diduga menerima uang suap dari Adiputra.

"Uangnya saya simpan. Karena saya takut," singkat Wisnoe.

(Baca juga: Suap Dirjen Hubla, Kepala Pelabuhan Pulau Pisang Akui Terima ATM Berisi Duit Rp800 Juta)

Setelah adanya informasi penangkapan Antonius Tonny Budiono oleh KPK, Wisnoe pun mengembalikan uang sebesar Rp440 juta ke lembaga antirasuah.

Namun memang, jumlah uang yang dikembalikan ‎Wisnoe ke KPK kelebihan Rp40 juta. Wisnoe mengaku uang Rp40 juta tersebut merupakan hasil penjualan sawah yang ikut kebawa.

"Ternyata pas saya sudah menyerahkan itu saya baru kepikiran uang hasil penjualan sawah saya mana ya, ja‎ngan-jangan ikut kebawa," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini