Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dua Bulan Pasca-Ledakan Pabrik Petasan, 11 Pekerja Belum Ditemukan

Chyntia Sami Bhayangkara , Jurnalis-Minggu, 10 Desember 2017 |19:44 WIB
Dua Bulan Pasca-Ledakan Pabrik Petasan, 11 Pekerja Belum Ditemukan
Lokasi ledakan pabrik petasan di Kosambi, Tangerang (Foto: Antara)
A
A
A

TANGERANG - Memasuki dua bulan pasca-kebakaran dan ledakan dahsyat di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, tersisa 11 pekerja yang menjadi korban namun hingga kini masih belum ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, ke-11 pekerja tersebut belum diketahui keberadaannya dan juga kondisinya."Sampai hari ini, masih ada 11 orang korban pabrik tersebut yang belum ditemukan. Ini termasuk Subarna Ega yang sudah ditetapkan menjadi tersangka penyebab ledakan di pabrik tersebut," ujar Deddy saat dihubungi Okezone, Minggu (10/12/2017).

(Baca: Sebulan Pasca-Ledakan Pabrik Petasan, Keberadaan Subarna Ega Masih Misterius

Deddy menjelaskan, total pekerja yang tercatat hadir dihari ledakan tersebut ada sebanyak 103 pekerja. Dengan perinciannya, 49 pekerja tewas, 41 pekerja mengalami luka-luka, 2 pekerja selamat dan tersisa 11 pekerja lagi yang belum diketahui keberadaanya.

Proses olah tempat kejadian perkara di lokasi pabrik petasan tersebut pun telah dihentikan. Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pencarian terhadap ke-11 pekerja yang belum ditemukan tersebut.

"Proses pencarian para korban masih terus dilakukan, terutama terhadap Subarna Ega yang sampai saat ini pun keberadaanya masih misterius," tuturnya.

Menurut Deddy, berbagai kemungkinan masih bisa terjadi. Ada kemungkinan dimana Subarna Ega melarikan diri, pasalnya di lokasi tempat Ega melakukan pengerjaan pengelasan tidak ditemukan adanya tulang belulang.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement