nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebagian Paslon Pilkada di Jabar Akan "Diungsikan" ke Jakarta

Oris Riswan, Jurnalis · Jum'at 05 Januari 2018 11:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 05 525 1840461 sebagian-paslon-pilkada-di-jabar-akan-diungsikan-ke-jakarta-YnB5XydDCH.JPG Ketua KPU Jawa Barat, Yayat Hidayat (Foto: Oris/Okezone)

BANDUNG - Pilkada Serentak 2018 di Jawa Barat akan berlangsung di 16 kabupaten/kota. Selain itu, akan ada Pilgub Jawa Barat 2018 yang digelar secara bersamaan. Artinya, total akan ada 17 pilkada di Jawa Barat pada 27 Juni mendatang.

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat memprediksi total akan ada sekira 70 pasangan calon atau 140 orang yang maju di pilkada. Jumlah peserta sebanyak itu cukup membuat KPU kerepotan.

Sebab, KPU harus menjalankan salah satu proses pilkada, yaitu memeriksakan kesehatan bakal pasangan calon. Persoalannya, rumah sakit yang layak untuk memeriksa kesehatan bakal pasangan calon hanya ada satu di Jawa Barat yaitu Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) di Kota Bandung.

Sesuai aturan, pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon hanya dilakukan di rumah sakit tipe A. Di Jawa Barat, rumah sakit tipe A hanya RSHS. Sehingga praktis semua bakal pasangan calon harus diperiksa di RSHS.

(Baca Juga: Menakar Kekuatan 3 Paslon Pilgub Jabar)

"Tapi berdasarkan koordinasi dengan RSHS, mereka tidak sanggup memeriksa 140 orang dalam jangka waktu empat sampai lima hari. Mereka sanggupnya sehari memeriksa 20 orang, jadi 9 kabupaten/kota berpotensi tidak terlayani pemeriksaan kesehatan bakal calonnya," kata Yayat di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat (5/1/2018).

KPU Jawa Barat sendiri sudah mengirim surat ke KPU RI untuk meminta solusi terkait hal itu. KPU Jawa Barat meminta masa waktu perpanjangan untuk pemeriksaan kesehatan.

Meski belum mendapat jawaban resmi, KPU RI sudah memberikan informasi bahwa perpanjangan waktu tidak bisa dilakukan. Solusinya, bakal pasangan calon sebagian harus "diungsikan" ke rumah sakit lain agar bisa diperiksa kesehatannya.

"Oleh karena itu, kita kemarin langsung berkoordinasi dengan RS Gatot Soebroto dan RS Mintoharjo," ucapnya.

(Baca Juga: Nama dan Fakta di Pilgub Jabar 2018, Siapa yang Layak Dipilih?)

Di RS Gatot Soebroto, nantinya hanya bakal pasangan calon dari Kabupaten Bekasi yang bisa diperiksa karena keterbasatan ruangan dan tenaga medis. "Sisanya kita arahkan ke RS Mintoharjo, sekitar sembilan kabupaten/kota sudah saya rancang, yaitu Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kabupatenn Cirebon, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut," jelas Yayat.

Ia beralasan, sembilan kabupaten/kota itu memiliki akses yang mudah ke Jakarta. Seperti Cirebon misalnya, meski jauh ke Jakarta, tapi aksesnya mudah karena sudah terhubung dengan akses tol. Dengan solusi yang ada, ia optimistis pemeriksaan kesehatan akan selesai tepat waktu.

"Insya Allah proses pemeriksaan selesai sampai tanggal 15 Februari, tanggal 16 sudah bisa kita terima hasilnya," tandas Yayat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini