Image

Tertangkapnya Bupati Subang Cambukan Keras bagi Golkar

Bayu Septianto, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 16:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 14 337 1859552 tertangkapnya-bupati-subang-cambukan-keras-bagi-golkar-01QaSuR6l9.jpg Politikus Golkar Azis Syamsuddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tertangkapnya kader Golkar dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi cambukan bagi DPP Golkar untuk melakukan perbaikan.

Diketahui, dua kader Golkar yaitu Bupati Imas Aryumningsih dan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menjadi tersangka dalam OTT oleh KPK.

"Ini merupakan cambukan dan merupakan introspeksi ke depan bagi Partai Golkar untuk memperbaiki sistem dan memperbaiki sikap ke depan," ujar Koordinator Bidang Ekonomi DPP Golkar Azis Syamsudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2/2018).

(Baca Juga: Bupati Subang Diduga Terima Suap Perizinan Lahan untuk Perusahaan)

Menurut Azis, harus ada perbaikan di Golkar agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada kader-kader Golkar lainya. Perbaikan ini, lanjut Azis, harus didukung oleh seluruh komponen dan internal Golkar.

"Jangan sampai kejadian-kejadian yang tadi disampikan merupakan traping dalam rangka menjelang pilkada," katanya.

(Baca Juga: Golkar Sedih Kadernya Kembali Kena OTT KPK)

Terkait kader-kadernya yang ditangkap sedang menjadi peserta pilkada, Azis malah mengklaim bahwa Golkar sudah cukup selektif memilih calon-calon kepala daerah yang diusungnya. Namun, diakuinya partai berlambang pohon beringin ini tidak bisa mengontrol selama 24 jam penuh.

"Juga dari sisi lain kita juga minta aparatur penegak hukum baik itu polisi, KPK dan Kejaksaan untuk bisa melakukan secara objektif, jangan karena agenda-agenda, target-target politik. Itu yang harus juga disampaikan di Komisi III," pungkas Azis.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini