Image

Pembuat dan Pengedar Materai Palsu Secara Online Diringkus Polisi

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 14 Februari 2018 19:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 14 338 1859667 pembuat-dan-pengedar-materai-palsu-secara-online-diringkus-polisi-LFeIXFNKJN.jpg Ilustrasi materai palsu.

JAKARTA - Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil membongkar praktek pembuatan materai palsu yang dilakukan oleh dua tersangka yakni Asrizal (42) dan Afrida (48), yang kemudian dijual murah melalui website dan media online lainnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi menyampaikan, kedua pelaku itu kemudian diringkus pada Kamis 8 Februari lalu di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, setelah mendapat informasi dari masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya peredaran materai palsu tersebut.

"Pelaku menjual materai palsu dengan harga murah melalui website jual beli online dan pelaku membuat materai tersebut sendiri di rumah pelaku," kata Eko saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (14/2/2018).

Bisnis terselubung itu dilakukan sejak 9 Januari 2017, para pelaku punya peran berbeda-beda. Tersangka Afrida sebagai orang yang memproduksi materai palsu kemudian menjual kepada Asrizal untuk dijual kembali kepada warga secara online.

(Baca juga: Materai Palsu Beredar di Bandung, Empat Orang Ditangkap)

"Peran Asrizal memasang iklan dan menjual materai palsu di website jual beli online," pungkasnya.

Dalam penangkapan itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya berupa 400 lembar materai palsu siap edar, alat sablon materai, 2 buah lem, 5 buah alat kuas les, cairan kimia serta 15 lembar resi dari jasa pengiriman Tiki dan JNE.

Atas perbuatannya itu, para pelaku disangkakan Pasal 253 KUHP juncto Pasal 253 KUHP dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Materai. Saat ini penyidik masih dalam proses melengkapi berkas kasus tersebut untuk segera disidangkan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini