Dia menjelaskan, tubuh naga ini dibuat dengan berbahan baku dedaunan, bambu dan kayu yang diambil dari hutan desa yang ada di sekitarnya. "Jadi memang dipilihnya naga akan meramaikan berbagai kegiatan perayaan yang nantinya akan digelar, lantaran naga identik dengan dekorasi di tempat ibadah klenteng, ada barongsai, lampu merah lampion," tutur Agus.
"Sebenarnya enggak harus naga juga, apa pun boleh, cuma karena naga identik di klentang-klenteng saja," ujarnya.
Kata Agus, hingga saat ini proses pembuatan patung naga sudah sampai tahap akhir.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.