nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Permohonan Dikabulkan Bawaslu, JR-Ance Kembali Berpeluang Ikuti Pilgubsu

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Sabtu 03 Maret 2018 22:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 03 340 1867571 permohonan-dikabulkan-bawaslu-jr-ance-kembali-berpeluang-ikuti-pilgubsu-V9G1gnujno.jpg Bawaslu (foto: Okezone)


MEDAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara, yang menjadi Majelis Musyawarah Sengketa Pencalonan pada pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Sumut 2018, telah mengambil keputusan atas sengketa yang dimohonkan oleh pasangan calon Jopinus Ramli (JR) Saragih-Ance Selian.

Keputusannya adalah menerima sebagian permohonan sengketa pilkada yang diajukan pemohon. Keputusan diambil setelah Bawaslu memintai keterangan pemohon, KPU sebagai termohon, serta sejumlah ahli yang dihadirkan pemohon dan Bawaslu sendiri.

Putusan ini disampaikan majelis musyawarah penyelesaian sengketa pilgub Sumut di Kantor Bawaslu Sumut, Jalan H Adam Malik, Sabtu (3/3) malam.

“Satu, mengabulkan pemohonan yang diajukan pemohon (JR-Ance) untuk sebagian. Dua, memerintahkan pemohon untuk melakukan legalisir fotokopi ijazah SMA ke instansi berwenang, sesuai perundang-undangan,” kata Hardi Munthe, yang Ketua Majelis Musyawarah Sengketa.

Termohon, dalam hal ini KPU Sumut, diperintahkan untuk menggunakan fotokopi ijazah SMA JR Saragih yang telah dilegalisir instansi berwenang. Dokumen itu akan menjadi dasar untuk menentukan pasangan JR-Ance memenuhi syarat atau tidak.

Putusan Bawaslu Sumut ini didasarkan pada pertimbangan adanya sejumlah kesalahan pada proses verifikasi yang dilakukan KPU Sumut beberapa wakru lalu. Di antaranya, mereka langsung menyatakan fotokopi ijazah JR Saragih tidak memenuhi syarat, padahal keabsahan ijazahnya belum terkonfirmasi.

Selain itu, KPU Sumut seharusnya bertindak sesuai Permendikbud 29 Tahun 2014 terkait legalisasi fotokopi ijazah sekolah yang sudah tutup. Berdasarkan aturan, legalisasi itu ternyata merupakan kewenangan Dinas Pendidikan kabupaten/kota, bukan Dinas Pendidikan provinsi seperti fotokopi yang digunakan sebelumnya.

Dengan adanya keputusan tersebut, pasangan JR-Ance kembali berpeluang untuk ditetapkan sebagai pasangan calon. Bawaslu Sumut pun memberi kesempatan proses legalisasi kepada pemohon dan termohon selama 7 hari kerja.

KPU Sumut juga diperintahkan membatalkan SK yang menetapkan pasangan calon beberapa waktu lalu dan menerbitkan SK baru bilamana JR Saragih telah menyerahkan legalisasi fotokopi ijazahnya sesuai perundang-undangan.

Sebelumnya diberitakan, pasangan JR-Ance digugurkan dari pencalonan mereka di Pilgub Sumut 2018, setelah KPU menyatakan berkas pendaftaran mereka tidak memenuhi syarat. Berkas tersebut adalah fotokopi ijasah SMA terlegalisir yang diajukan JR Saragih.

Keputusan KPU itu didasari atas surat yang dikeluarkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang mengaku tidak pernah menerbitkan legalisir ijazah tersebut. Namun di surat yang lain Dinas Pendidikan mengakui jika nomor ijazah sesuai yang diajukan JR Saragih, benar pernah mereka terbitkan.

Keputusan itu kemudian digugat pasangan JR-Ance ke Bawaslu hingga akhirnya diputuskan hari ini.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini