KPK Segel Ruangan Hakim dan Panitera Pengganti PN Tangerang yang Kena OTT

Chyntia Sami Bhayangkara, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 11:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 13 337 1871921 kpk-segel-ruangan-hakim-dan-panitera-pengganti-pn-tangerang-yang-kena-ott-Pkk7IIAR1Z.jpg KPK menyegel ruangan hakim dan panitera pengganti PN Tangerang yang kena OTT. (Foto: Chyintia/Okezone)

TANGERANG - Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasang segel di dua ruangan milik hakim dan panitera pengganti Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (13/3/2018). Keduanya diketahui terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK pada Senin 12 Maret 2018 sekira pukul 16.30 WIB.

Humas Pengadilan Negeri Tangerang, M Irfan Siregar mengatakan, kedua ruangan tersebut merupakan milik Hakim bernama Wahyu Widya Nurfitri dan panitera pengganti bernama Tuti Atika.

"Ada dua ruangan yang disegel, yakni milik Bu Wahyu dan panitera pengganti Bu Tuti. Kemarin disegel oleh KPK. Infonya kalau Bu Tuti masih diperiksa KPK sampai sekarang, kalau Bu Wahyu kami belum tau," ujar Irfan di PN Tangerang.

Irfan menjelaskan, Tuti diamankan oleh KPK di selasar PN Tangerang pada Senin sore. Sementara, pihaknya belum mengetahui lokasi persis penangkapan Wahyu karena yang bersangkutan sedang cuti.

(Baca juga: KPK Putuskan Nasib 7 Orang Termasuk Hakim Kena OTT di PN Tangerang, Hari Ini)

"Kalau panitera iya di PN. Kalau hakim kami belum tau, karena kemarin itu dia sedang tidak bertugas di sini (Pengadilan Negeri Tangerang). Infonya lagi izin cuti keluar kota. Jadi belum tau persis di mana dia ditangkap, apakah sudah pulang atau masih di luar kota," ujarnya.

Irfan mengaku belum mendapatkan informasi utuh terkait penangkapan hakim Wahyu. Terlebih terkait kasus yang sedang ditangani oleh hakim Wahyu hingga menjeratnya dalam OTT KPK. Pasalnya, PN Tangerang hingga kini belum mendapatkan keterangan resmi dari KPK.

(Baca juga: Panitera Pengganti PN Tangerang Sempat Histeris saat Ditangkap KPK)

"Hakim Wahyu itu sudah sekitar 2 tahun. Katanya sih kasusnya perdata, tapi kita belum tahu apakah benar karena masih simpang siur. Jadi, lebih baik tunggu keterangan resmi dari KPK," tandasnya.

Tim Datgas KPK mengamankan sebanyak tujuh orang dalam OTT di PN Tangerang. Ketujuh orang tersebut di antaranya hakim, panitera pengganti, pengacara dan juga pihak swasta. Hingga kini, ketujuh orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor KPK.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini