MA Akan Berhentikan Hakim dan Panitera PN Tangerang yang Ditangkap KPK

ant, Jurnalis · Selasa 13 Maret 2018 17:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 03 13 337 1872187 ma-akan-berhentikan-hakim-dan-panitera-pn-tangerang-yang-ditangkap-kpk-7nfGYOUARB.jpg Gedung Mahkamah Agung (Okezone)

JAKARTA – Mahkamah Agung (MA) berjanji memberhentikan sementara dua orang aparat pengadilan di Pengadilan Negeri Tangerang yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Keduanya adalah hakim dan panitera.

"Kalau KPK menetapkan mereka sebagai tersangka maka kami akan mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu untuk menghentikan sementara yang bersangkutan dari seluruh tugas, fungsi, dan jabatannya, atau statusnya sebagai pegawai negeri," kata Juru bicara Mahkamah Agung, Suhadi Suhadi di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, bila perkara ini sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap, maka MA akan mengambil tindakan lebih jauh.

Bila dua aparat pengadilan tertangkap tangan KPK ini kemudian dinyatakan sebagai terpidana dan berkekuatan hukum tetap, maka Suhadi mengatakan MA akan memberhentikan keduanya secara definitif.

"Tetapi kalau dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah, tentu sesuai ketentuan yang berlaku keduanya akan direhabilitasi," kata Suhadi.

Suhadi mengungkapkan bahwa dua orang aparat pengadilan yang tertangkap tangan adalah satu orang hakim dan seorang panitera pengganti.

Suhadi sendiri mengaku belum mengetahui apa motif dari perkara tersebut. "Ya belum jelas juga, nanti itu dari KPK untuk menjelaskan," pungkas Suhadi.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap seorang panitera pengganti (PP) dan seorang hakim di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, pada Senin 12 Maret kemarin. OTT tersebut diduga terkait kasus suap pemulusan gugatan yang disidang PN Tangerang.

 

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini