Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Indonesia Masuki Musim Kemarau, BMKG: Waspadai Karhutla & Kekeringan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Kamis, 15 Maret 2018 |14:29 WIB
  Indonesia Masuki Musim Kemarau, BMKG: Waspadai Karhutla & Kekeringan
Illustrasi Kekeringan (foto: Shutterstock)
A
A
A

Pada umumnya puncak kemarau akan terjadi bulan Juni hingga September, meskipun puncak kemarau yang akan terjadi tidak serempak di seluruh wilayah Indonesia.

"Puncaknya tidak serempak, namun secara umum dari bulan Juni hingga September, khusus di lokasi Gambut seperti di Sumatera dan Kalimantan terjadi dari bulan Juli hingga Agustus, sedangkan di Jakarta mulai masuk kemarau bulan April puncaknya Juli sampai Agustus," tuturnya.

Adapun yang perlu harus diwaspadai masyarakat pada saat musim kemarau datang, sangat rentan bencana kekeringan yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Pada saat puncak musim kemarau di wilayah Indonesia perlu diwaspadai untuk daerah-daerah yang rentan terhadap bencana kekeringan, karhutla. Untuk musim kemarau tahun 2018 diprakirakan tidak separah musim kemarau tahun 2015 karena sampai dengan pertengahan tahun 2018 iklim di Indonesia masih dipengaruhi La Nina lemah, sehingga kemarau tahun ini akan berimplikasi positif pada tanaman palawija dan tanaman semusim yang tidak teralu memerlukan banyak air," tutupnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement