nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kunjungi Trump, PM Jepang Upayakan Kesepahaman Terkait Korut

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 14:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 17 18 1887696 kunjungi-trump-pm-jepang-upayakan-kesepahaman-terkait-korut-UeBWtQp7U4.JPG Presiden AS Donald Trump berjabat tangan dengan PM Jepang Shinzo Abe (Foto: Jonathan Ernst/Reuters)

FLORIDA – Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, kembali mengunjungi Amerika Serikat (AS) untuk bertemu Presiden Donald Trump. Pertemuan yang akan digelar di Resor Mar-a-Lago, Florida, itu akan digunakan untuk mencari pemahaman bersama mengenai masalah nuklir Korea Utara.

Sebagaimana diberitakan, Trump berencana untuk bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, pada akhir Mei atau awal Juni mendatang. Rencana pertemuan kedua pemimpin tersebut menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Jepang.

BACA JUGA: Trump Siap Bertemu Kim Jong-un pada Mei 

Tokyo menginginkan agar Donald Trump menghindari jenis kesepakatan di mana Pyongyang akan melucuti seluruh jenis rudal balistik yang dapat mencapai wilayah kedaulatan AS tetapi tidak dengan rudal jarak pendek yang dapat mengancam Jepang. Abe juga ingin agar Trump menekan Korea Utara terkait kasus penculikan warganya pada dekade 1970-1980 oleh rezim Korea Utara.

BACA JUGA: Jepang Puji Trump karena Sebut Penculikan Warganya dalam Pidato di Sidang Majelis Umum PBB

THE BEST PHOTO OF THE WEEK: Presiden Donald Trump Temui Keluarga Korban Penculikan Korut

(Trump bertemu dengan keluarga korban penculikan Korut. Foto: Reuters)

Shinzo Abe pekan lalu berkata di hadapan Parlemen Jepang bahwa dirinya akan meminta Donald Trump mengupayakan penghancuran seluruh rudal Korea Utara yang dapat mencapai Negeri Sakura. Ketua Partai Liberal Demokratik (LDP) itu mengatakan bahwa penghapusan rudal balistik antarbenua (ICBM) tidak ada artinya bagi Jepang.

Ia mungkin dapat sedikit lega mendengar respons dari pejabat Gedung Putih terkait kekhawatiran tersebut. Pejabat yang namanya dirahasiakan itu memastikan bahwa maksud Presiden Donald Trump sudah cukup jelas mengenai keamanan sekutu-sekutu AS, termasuk Jepang dan Korea Selatan.

“Tidak mengizinkan Korea Utara untuk mengancam AS hanya berarti kita tetap berkomitmen untuk mencapai denuklirisasi yang lengkap, dapat diverifikasi kebenarannya, serta tidak dapat dibatalkan, di Semenanjung Korea,” ujar pejabat tersebut, dinukil dari Reuters, Selasa (17/4/2018).

Selain membahas kesepahaman mengenai Korea Utara, Abe dan Trump juga akan mengangkat isu-isu lain seperti perdagangan, dan hubungan diplomatik dengan China. Pertemuan kedua pemimpin itu diyakini dapat mendulang popularitas masing-masing di dalam negeri.

BACA JUGA: 100 Hari Presiden AS: Pertama Bertemu Trump, Segala Keraguan Abe Hilang

BACA JUGA: Tiba di Jepang, Trump Ajak Sekutu Putuskan Sanksi Tegas untuk Korut

Presiden Donald Trump membangun hubungan yang begitu erat dengan Shinzo Abe selama 15 bulan berkuasa sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam. Eratnya hubungan kedua pemimpin ditandai dengan kunjungan kenegaraan oleh Abe ke AS dan kedatangan Trump di Jepang pada 2017.

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini