Siswi SMP yang Dihamili Siswa SD Ternyata Sudah Lulus dan Ingin Masuk SMA

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 25 Mei 2018 17:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 25 519 1902809 siswi-smp-yang-dihamili-siswa-sd-ternyata-sudah-lulus-dan-ingin-masuk-sma-0CwZ8E4JVe.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

TULUNGAGUNG – Kehamilan siswi SMP akibat ulah kekasihnya yang masih duduk di bangku SD kelas 5 menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI).

Kordinator pekerja sosial ULT PSAI, Sunarto mengungkap fakta mengejutkan di mana berdasarkan hasil asesmen, ternyata yang perempuan sudah berusia 16 tahun.

 

(Baca Juga: Bocah SD Hamili Pacarnya, Tamparan Keras bagi Dunia Pendidikan)

“Dia duduk di Kelas IX dan baru saja menyelesaikan ujian sekolah,” jelas Sunarto kepada Okezone, Jumat siang (25/5/2018).

Ia menambahkan, bila tak ada masalah ini, siswi sebut saja bernama Melati ini akan meneruskan sekolah ke jenjang SMA/ SMK. “Meluruskan kembali sebelumnya. Dia bukan anak kelas VIII SMP. Tapi sudah lulus dan akan melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ungkapnya.

Dikarenakan hamil, Melati untuk sementara waktu akan mengurusi persalinannya dan berhenti bersekolah selama setahun. Sementara sang pria masih duduk di kelas 5 SD kendati secara usia sudah mencapai 13 tahun.

“Masih aktivitas bersekolah, meski kemungkinan keduanya akan dinikahkan,” terangnya.

Sebelumnya seorang siswi SMP kelas VIII diinformasikan sedang hamil 6 bulan akibat berhubungan badan dengan kekasihnya yang masih duduk di kelas 5 sebuah SD di Boyolangu, Kabupaten Tulungagung.

Hal ini diketahui pasca sang siswi mengeluh tidak enak badan dan dilarikan ke Puskesmas Boyolangu oleh pihak sekolah. Namun betapa terkejutnya bila siswi ingusan ini tengah mengandung bayi berusia 6 bulan.

Pelajar Mesum

(Baca Juga: KPAI Soroti Pola Asuh di Balik Kelakuan Bocah SD Hamili Pacarnya)

Pernyataan sang ayah bocah laki - laki pun tergolong mengejutkan. Pasalnya sang ayah mengatakan apa yang dilakukan anaknya sebagai uji 'kejantanan' pasca sunat. Siswa yang duduk di kelas 5 SD, ini sebenarnya saat ini berusia 13 tahun, karena dua kali tak naik kelas.

Kedua belah pihak keluarga keduanya sepakat dinikahkan. Namun pernikahan ini belum terlaksana lantaran tak dikabulkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) setempat sehingga mengajukan dispensasi di Pengadilan Agama Kabupaten Tulungagung.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini