BANDUNG - Di jalur selatan Jabar dan Pantai utara (Pantura) dianggap sebagai salah satu pintu masuk narkotika untuk di sebarkan di wilayah Jabar. Hal itu diungkapkan Kepala BNN Provinsi Jabar, Brigjen Pol Sufyan Syarif.
"Pemetaan itu jabar dan kota-kota pinggiran cukup rawan juga. Jadi mulai dari pintu-pintu masuk pantai utara, pantai selatan rawan yang perlu kita antisipasi dan kita perhatikan,"katanya, Minggu (2/9/2018).
Untuk menutupi itu, dirinya mengatakan, peran aparat dan pemerintah di tingkat polsek baik kelurahan harus turut andil. Dengan aktifnya para aparat di desa-desa, hal itu diyakini akan menekan peredaran narkotika.
"Desa, Kelurahan itu sebagai ujung tombak. Kalau desa ini sudah kuat di situ ada babinsa babinkamtibmas ada kepala desa puskesmas untuk menyembuhkan, tentunya secara serentak masif ini sangat strategis untuk upaya pencegahan dan juga pemberantasan narkoba," jelasnya.
Wilayah Jawa Barat sendiri, merupakan sasaran untuk peredaran narkotika. Selain karena jumlah penduduknya yang cukup banyak, dari data yang BNN miliki, pengguna narkotika di Jabar juga cukup tinggi.