nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditangkap Warga, Penculik Anak Malah Pura-Pura Gila

Hambali, Jurnalis · Sabtu 13 Oktober 2018 00:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 12 338 1963434 ditangkap-warga-penculik-anak-malah-pura-pura-gila-Rzi9oSPhbK.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

TANGSEL - Seorang pria yang diduga akan menculik seorang bocah berinisial D (1) di Pondok Kacang Prima, Gang H Drasid, RT03 RW05, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) diamankan warga. Saat diamankan, pelaku berinisial AS (17) itu berpura-pura gila dengan memberi jawaban melantur dan berubah-ubah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa dugaan penculikan berlangsung pada Kamis 11 Oktober 2018, sekira pukul 09.30 WIB. Ketika itu, orang tua korban bernama Syarifudin (31) tengah berada dalam kontrakan memperhatikan putranya bermain di halaman depan.

Tiba-tiba muncul pelaku menghampiri D yang sedang asyik bermain, dalam sekejap tubuh bocah itu pun sudah berada dalam gendongan kedua tangan AS. Mengetahui kejadian tersebut, Syarifudin bergegas keluar rumah dan mengambil kembali putranya dari tangan AS.

"Orang tua korban lalu mengambil kembali putranya yang digendong pelaku. Saat ditanya, pelaku beralasan sedang mencari sepeda motornya," ungkap AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel kepada Okezone, Jumat (12/10/2018).

 penculikan

Karena panik dengan situasi demikian, pelaku kemudian memilih pergi dengan tergesa-gesa. Saat diikuti, rupanya pelaku yang berambut pirang dan bertato itu pergi tanpa arah seolah menampikkan alasannya yang sedang mencari sepeda motor.

"Kemudian orang tua korban mengikuti pelaku dan mengamankannya saat duduk di pangkalan tukang ojek Pondok Kacang Prima hingga polisi datang," tambah Alex.

Pelaku lantas dibawa ke Mapolsek Pondok Aren untuk dilakukan pemeriksaan. Namun petugas kesulitan saat menginterogasinya, jawaban yang dilontarkan AS selalu berubah-ubah. Polisi belum dapat memastikan, apakah pelaku mengidap gangguan kejiwaan atau sedang berpura-pura gila karena aksinya dipergoki orang tua korban.

"Pelaku tidak memiliki identitas apapun. Akan segera kita tes urine untuk memastikan kejiwaannya, karena bicaranya selalu ngelantur," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini