nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satu Keluarga Diduga Diculik & Dibunuh di Deliserdang, 10 Orang Diperiksa

Erie Prasetyo, Jurnalis · Senin 15 Oktober 2018 13:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 15 340 1964204 satu-keluarga-diduga-diculik-dibunuh-di-deliserdang-10-orang-diperiksa-dWqmAG5rhV.jpg Ilustrasi.

MEDAN - Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus hilangnya 3 orang yang merupakan satu keluarga di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Korban yakni Muhajir (48) dan istrinya Suniati (50), serta anaknya M Solihin (15). Mereka bertiga dilaporkan hilang dari rumahnya di Desa Bangun Sari, Deliserdang, Sumatera Utara.

Dari ketiga korban, 2 orang yakni Muhajir dan Solihin sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan, Suniti belum ditemukan.

Foto: Liansah Rangkuti/Okezone

Terkait kasus itu, Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menerangkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. "10 orang saksi sudah kami periksa. Keterangan saksi rahasia untuk kepentingan penyidikan," kata AKBP Eddy kepada Okezone, Senin (15/10/2018).

(Baca juga: Sekeluarga di Deliserdang Diculik, Satu per Satu Ditemukan dalam Keadaan Meninggal)

Polisi belum bisa menentukan bahwa kasus tersebut adalah kasus penculikan atau pembunuhan. Polisi masih meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti untuk mencari pelaku.

"Kita belum bisa menentukan apakah kasus penculikan atau pembunuhan. Yang pasti, ada satu keluarga terdiri atas 3 orang dilaporkan hilang. 2 orang telah ditemukan dalam kondisi terikat dan meninggal dunia di dekat Sungai Sei Blumai. Korban ditemukan berdekatan," terangnya.

Foto: Ist

Sementara, dari hasil olah TKP di rumah korban, tidak ada satupun harta benda milik korban yang hilang. Kunci pintu rumah tidak rusak, HP korban dan sepeda motor korban masih ada.

Sebelumnya, petugas Polsek STM Hilir dan warga menemukan mayat yang diduga Solihin, anak korban penculikan di Dusun III, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Limau Mungkur, tepatnya di Sungai Sei Blumai.

Kaki korban terikat dengan kain. Diduga korban sudah tewas selama seminggu. Mayat itu merupakan salah satu korban pembunuhan yang ada di Tanjung Morawa.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini