“Pada tahun 2015, saat itu layanan kita menjangkau 54 persen populasi Jakarta dan 42 persen wilayah Jakarta. Pada tahun ini, kita sudah dapat menjangkau 68 persen populasi dan 58 persen wilayah Jakarta. Pencapaian ini kita dapat dengan melakukan perluasan layanan integrasi bus kecil melalui penambahan kerja sama dengan para operator bus kecil secara aktif tergabung Jak Lingko,” jelasnya.
Untuk memperluas integrasi antar moda, PT Transjakarta juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT MRT Jakarta terkait Studi Integrasi Transportasi Antarmoda.
Integrasi trasnportasi yang dilakukan, dikemukakan Agung tidak hanya dengan PT MRT Jakarta. Melainkan seluruh moda transportasi publik yang ada di Jakarta. Serta tidak hanya terintegrasi dalam dalam rute saja. Tetapi juga akan terintegrasi dari tiket dan manajemen atau pengelolaannya.
“Diharapkan, Januari 2019, sudah ada rencana pendahuluan studi integrasi antar moda tersebut,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.