nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tewas yang Dikeroyok Warga Malang Ternyata Tukang Palak

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 04 Desember 2018 00:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 04 519 1986436 korban-tewas-yang-dikeroyok-warga-malang-ternyata-tukang-palak-dThTcP6JBn.jpg Para Pelaku Pengeroyokan (Foto: Avirista/Okezone)

MALANG - Motif pengeroyokan yang menewaskan pria bernama Juari warga Desa Tumpukrenteng, Malang, Jawa Timur, oleh belasan warga akhirnya terungkap. Korban yang tewas ternyata dinilai kerap membuat ulah dan meresahkan warga di desa tempatnya tinggal.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menyatakan dari hasil interograsi kepada para pelaku diketahui memang korban dinilai kerap meresahkan warga. Namun begitu, polisi tetap tidak membenarkan aksi warga yang mengeroyok korban.

"Korban sering memalak dan sering membuat resah. Tapi tetap tidak dibenarkan main hakim sendiri. Seharusnya dilaporkan ke pihak kepolisian," ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung saat memimpin rilis di Mapolres Malang, Senin (3/12/2018).

Baca Juga: 16 Adegan Diperagakan dalam Rekontruksi Pengeroyokan Haringga Sirila hingga Tewas

Pengeroyokan

Dari informasi yang dihimpun, saat kejadian setidaknya ada sekira 50 orang warga Desa Tumpukrenteng yang mendatangi rumah korban. Namun menurut Yade, hanya belasan yang ditetapkan sebagai pelaku oleh penyidik sesuai peran masing-masing.

"Informasi yang kita dapat ada 50 orang yang datang ke lokasi itu. Kita analisa peran masing-masing, tidak hanya berdasarkan fakta saja tapi kita analisa peran masing-masing," ungkapnya.

Ia menambahkan dari 18 orang yang diamankan usai kejadian, 7 di antaranya sudah yang ditahan. "Ada yang membacok, ada yang jaga, ada yang mematikan lampu, sehingga dikenakan pasal 70, 55 dan 56 karena membantu melakukan tindak pidana," terangnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini