
Syafi’i pun takut lantas pergi memanggil rekanya dan melaporkan temuan itu ke Ketua RT 01/RW 13 Kelurahan Pancoran Mas, bernama Miat. Kemudian langsung menghubungi Bhabinkantibmas Polsek Pancoran Mas.
"Saya lapor ke pak ke pak RT, terus bareng pak RT ke lokasi. Habis itu langsung menghubungi ke Bhabinkantibmas Polsek Pancoran Mas," tuturnya.
Menurutnya, selama 10 tahun bekerja menjadi tukang gali kubur lokasi tewasnya Bripka Matheus memang kerap sepi kala malam hari. TPU tersebut hanya ramai dikunjungi waktu musim ziarah dan proses pemakaman.
(Baca juga: Bripka Matheus Tewas dengan Luka Tembak di Kepala Tembus dari Kanan ke Kiri)