nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Warga Terserang DBD, Perindo Fogging 200 Rumah di Sragen

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 07 Februari 2019 13:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 07 512 2014814 4-warga-terserang-dbd-perindo-fogging-200-rumah-di-sragen-RpwyVYNgMW.jpg DPD Perindo Sragen fogging 200 rumah warga. (Foto : Bramantyo/Okezone)

SRAGEN – Khawatir wabah demam berdarah semakin meluas, lima RT di Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen, meminta fogging pada DPD Partai Perindo.

Sekretaris DPD Partai Perindo Sragen, Leo Dwi Astha Widodo menyampaikan, pihaknya menerima permintaan fogging dari masyarakat.

Sebelumnya, wilayah Sragen ditetapkan kejadian luar biasa (KLB) demam berdarah dengue (DBD) sejak 14 Januari 2019. Pasalnya sudah banyak masyarakat menderita penyakit itu.

"Warga merasa khawatir karena ada 4 balita di desa tersebut sudah terjangkit demam berdarah," ucapnya, Kamis (7/2/2019).

Untuk membantu mengatasi penyebaran demam berdarah, Partai Perindo menggelar fogging gratis untuk warga di lima RT di Desa Mojokerto.

Leo Dwi Astha Widodo mengatakan, saat ini demam berdarah mewabah hampir di semua desa di wilayah Sragen. "Bahkan Pemerintah Sragen dalam hal ini Bupati sudah menetapkan KLB demam berdarah," ucapnya.

DPD Perindo Sragen fogging permukiman warga. (Foto : Bramantyo/Okezone)

Karena khawatir, warga akhirnya meminta bantuan fogging gratis dari Partai Perindo. "Sebanyak 5 titik hari ini akan kita fogging. Totalnya sekitar 200 rumah," tutur Leo.

Ia mengatakan, pihaknya melakukan fogging sesuai dengan standar yang berlaku. Baik itu obat fogging maupun relawan yang melakukan fogging sudah mendapatkan pelatihan sebelumnya di Semarang.

Justru kendala yang dihadapi timnya adalah keterbatasan bahan obat fogging karena tidak semua menjualnya. Terpaksa mereka mencari hingga Semarang demi pegabdian pada masyarakat.

"Cari obat di Sragen dan Solo sulit, kita cari hingga Semarang," ucapnya.

(Baca Juga : Perindo Fogging 5 RT di Sarolangun Jambi)

Sementara itu, Ketua RT 19, Giro Wiyono menurutkan, sudah ada empat warganya yang terdeteksi demam berdarah sejak akhir Januari 2019. Untuk itu, pihaknya meminta Perindo untuk melakukan fogging.

Dari pemerintah, lanjutnya, sudah dilakukan pemeriksaan jentik, kini warga mendapatkan bantuan fogging gratis dari Partai Perindo.

(Baca Juga : Gerkindo Bersama Relawan Liliana Tanoesoedibjo Sambangi 2 Panti Asuhan di Jakpus)

"Terima kasih kami sampaikan pada Partai Perindo atas bantuannya, peduli pada masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini