Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Minim pengajar di Perbatasan RI-PNG, Kepsek minta bantuan Satgas Yonif PR/328

Edi Hidayat , Jurnalis-Kamis, 07 Maret 2019 |20:36 WIB
Minim pengajar di Perbatasan RI-PNG, Kepsek minta bantuan Satgas Yonif PR/328
TNI (Foto: Dispenad)
A
A
A

Sementara itu Serda Sigit, salah satu anggota Pos Skamto yang ikut mengajar di SD Negeri Inpres Yowong mengutarakan bahwa alasan yang menjadi motivasi untuk mengajar adalah karena rasa perihatin melihat anak-anak yang tidak dapat belajar dengan baik.

"Secara umum, anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi. Namun karena faktor kekurangan tenaga pengajar, akhirnya upaya untuk mencerdaskan anak-anak ini pun terganggu," ujarnya.

"Karena itu, sebagai salah satu komponen bangsa, tergerak untuk membantu (mengajar). Bagi kami, pengabdian itu bukan diukur dari besar kecilnya kontribusi itu diberikan, namun sebesar apa manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.

Oleh karena alasan tersebut, Sigit dan beberapa anggotanya membulatkan tekad untuk membantu mengajar anak-anak.

"Termasuk kami juga melihat adanya peluang untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat nasionalisme kepada mereka," turut Sigit.

"Semoga, kekurangan tenaga pengajar dapat segera dipenuhi , agar mereka dapat belajar dengan maksimal. Mungkin juga, digalakkan program mari mengajar diperbatasan, apakah dari guru atau pun sarjana maupun mahasiswa, sehingga bisa membantu mengajar di sekolah seperti ini," harapnya.

Menurut Sigit, dia dan anggotanya bertugas mengajar dan melatih baca tulis kepada anak-anak yang masih belum bisa membaca dan menulis serta memberikan pelajaran pengetahuan pada kelas tertentu.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement