"Karena kan suara pemilih pemula ini begitu signifikan jumlahnya. Untuk itu perlu bagi kami mengejar dan itu sudah dilakukan," katanya.
Nugraha menjelaskan, kaum milenial cenderung memiliki karakteristik yang lebih kritis serta aktif dalam mencari tahu informasi seputar para calon yang akan dipilihnya. Meski demikian, milenial justru lebih mudah diarahkan ketimbang pemilih dewasa dan paruh baya.
"Karena itu celah ini kami serahkan kepada para caleg untuk mengarahkan," ucapnya.
Sebelumnya, ratusan milenial di Kabupaten Bekasi, mendeklarasikan dukungan terhadap paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin yang bertajuk "Deklarasi Milenial Bersatu" di Hotel Holiday Inn, Cikarang Utara, Selasa 19 Maret 2019.
"Deklarasi ini membuktikan bahwa kaum muda milenial di Kabupaten Bekasi puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi. Mereka hadir tanpa ada unsur paksaan, untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Ketua Taruna Merah Putih Jawa Barat, Brando Susanto.
Partisipasi kaum milenial, menurut dia sangat diperlukan dalam menyongsong pesta demokrasi demi kemajuan pembangunan. Peran milenial tidak boleh dianggap remeh, mengingat mereka sebagai pelopor masa depan bangsa.