Dalam aksi fogging gratis kali ini, pihaknya telah mengasapi hampir 250 buah rumah serta sejumlah fasilitas umum di Desa Sidorejo.
“Fogging masih terus berlanjut hingga Jumat besok, karena masih banyak rumah yang belum kami datangi,” katanya.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran fogging adalah tempat-tempat yang diperkirakan menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegyti yang merupakan pembawa virus DBD seperti pekarangan, kolong rumah, kebun, tempat sampah dan genangan air.
Suyono berharap kegiatan fogging ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dalam hal pencegahan penyakit DBD, serta kehadiran Perindo di masyarakat bisa diterima dengan baik.
(Awaludin)