Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi China Intimidasi Warga Uighur di Australia

ABC News , Jurnalis-Senin, 01 April 2019 |19:16 WIB
Polisi China Intimidasi Warga Uighur di Australia
Foto-foto warga Uighur yang hilang. Foto/ABC
A
A
A

Foto/Reuters

Associate Professor Michael Clarke dari Australian National University (ANU) gigih menyuarakan pesan dan desakan mengenai perlunya "campur tangan asing".

"Partai China telah menggunakan bentuk-bentuk tekanan ekstra teritorial ini dan menjangkau melampaui perbatasannya sebagai cara untuk mencegah bagian tertentu dari komunitas Australia menggunakan hak demokratis mereka untuk menyuarakan isu ini," kata Profesor Clarke.

"Ini adalah bagian dari pola dan upaya yang lebih luas yang dilakukan Partai Komunis China untuk membentuk sifat dari perdebatan tentang China di Australia.

"Mungkin ini adalah salah satu contoh paling ekstrem di mana Anda mendapati Partai Komunis China secara langsung menargetkan segmen tertentu dari komunitas Australia dengan tujuan untuk membungkam mereka.

"Ini [cara yang] tidak terlalu rumit dan instrumen yang lebih tumpul dalam beberapa hal, tetapi tidak mengurangi tingkat keefektifannya.

Kekhawatiran tentang keluarga yang hilang

Di seluruh Australia, ada sekitar 3.000 orang Uighur, dengan mayoritas masyarakat menetap di Australia Selatan.

Ada juga komunitas Uighur yang tinggal di Victoria, New South Wales, Queensland dan Australia Barat.

Foto/Reuters

Karima Kunahun belum mendengar kabar dari keluarganya di Xinjiang sejak Juli 2017, tetapi ia menerima telepon yang mengerikan tiga minggu lalu.

Seorang teman di Xinjiang memberi tahu Karima bahwa saudara perempuannya, saudara laki-laki dan iparnya semuanya dibawa ke kamp penahanan pada Oktober 2017.

Dia mengaku tidak tahu apakah keponakan-keponakannya yang masih kecil juga aman.

"Saya sakit sejak hari saya mengetahui kabar itu," katanya.

"Saya tidak bisa berhenti menangis setiap hari karena memikirkan betapa besar derita yang dialami orang tua saya ... tapi karena saya tidak bisa menghubungi mereka, saya tidak tahu bagaimana keadaan mereka.

"Orang yang memberi tahu kami tentang hal ini mengatakan bahwa alasan saudara kandung saya berada di kamp konsentrasi adalah karena saya berada di Australia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement