Sentra Gakkumdu: Ada 35 Kasus Money Politic Selama Kampanye Pemilu

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 14:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 16 606 2044191 sentra-gakkumdu-ada-35-kasus-money-politic-selama-masa-kampanye-pemilu-hwoB3GeMjP.jpg Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari jajaran Polri, Bawaslu, dan Kejaksaan mengungkapkan terdapat 35 kasus politik uang (money politic) sepanjang masa kampanye Pemilihan Umum 2019. Kasus-kasus tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Seluruhnya money politic sampai hari ini yang ditangani aparat kepolisian ada 35 kasus, itu termasuk yang kita antisipasi juga," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (16/4/2019).

(Baca juga: Seorang Pria Ditangkap di Depan Posko M Taufik Diduga Mau Bagi Amplop "Serangan Fajar")

Dedi memerinci 35 kasus tersebut terjadi di berbagai kawasan Tanah Air yakni Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Semarang, Karimun, Kota Gorontalo dua kasus, Cianjur, Singkawang dua kasus, Halmahera Utara, Boyolali, Bantul, dan Nusa Tenggara Barat tiga kasus.

Ilustrasi money politics. (Foto: Ist)

Kemudian juga terjadi di Gorontalo Utara tiga kasus, Fakfak, Bitung Timur, Poso, Bulungan, Pasaman Barat, Bener Meriah, Baubau, Tidore, Palu, Bulukumba, Kupang dua kasus, Bone, dan Sumbawa.

(Baca juga: Bawa Uang Ratusan Juta Diduga untuk "Serangan Fajar", Penumpang Ojek Ditangkap)

Selain itu masih ada kasus lain yang belum masuk ke polisi lantaran masih proses asesmen di Panwaslu sebelum diserahkan ke Gakkumdu, termasuk kasus yang terjadi di Jakarta Utara.

"Masih di Panwaslu. Nanti kalau di Panwaslu sudah selesai diasesmen akan diserahkan ke Gakkumdu. Nanti ada 14 hari (untuk memproses)," tutur Dedi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini