Tiga Anggota KPPS dan Satu PPS di Sulawesi Utara Meninggal Dunia

Antara, Jurnalis · Selasa 23 April 2019 02:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 23 605 2046760 empat-anggota-kpps-dan-pps-di-sulawesi-utara-meninggal-dunia-qKnvp4xT6Y.jpg Ilustrasi karangan bunga dukacita. (Foto: Okezone)

MANADO – Sebanyak tiga anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Sulawesi Utara meninggal dunia. Mereka meninggal diduga akibat kelelahan usai melaksanakan tahapan Pemilu Serentak 2019.

"Terdapat empat penyelenggara yang meninggal. Terdiri tiga anggota KPPS dan satu PPS," kata Ketua KPU Sulawesi Utara Ardiles Mewoh, di Manado, Senin 22 April 2019, sebagaimana dikutip dari Antaranews.

(Baca juga: 91 Anggota KPPS Meninggal, JK Ingin Pemilu Serentak Dievaluasi)

Ia mengatakan, keempat penyelenggara pemilu tersebut adalah satu anggota KPPS yang berada di Talaud serta dua anggota KPPS dan satu ketua PPS di Manado.

"Mereka meninggal dunia dalam melaksanakan pekerjaan sebagai penyelenggara Pemilu 2019," kata Mewoh.

Ilustrasi pemilu. (Foto: Ist)

Ia mengatakan, hal ini diduga akibat tingginya beban kerja rekan-rekan penyelenggara, mulai persiapan pemungutan suara, pelaksanaan pemungutan suaranya, hingga administrasi yakni menyelesaikan seluruh formulir pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.

"Ini merupakan suatu pekerjaan yang sungguh berat bagi mereka. Demikian juga di saat rekap di PPK, ini merupakan pengorbanan yang luar biasa yang sudah diberikan oleh teman-teman penyelenggara," kata Mewoh.

(Baca juga: Jokowi: Petugas KPPS yang Meninggal Dunia Pejuang Demokrasi)

Namun, tambah dia, hal itu merupakan komitmen sebagai orang yang dipercaya bangsa dan negara, maka harus dikerjakan sampai tuntas dan selesai.

Ia menambahkan, secara institusi memberikan penghargaan setingi-tingginya, ucapan terima kasih setinggi-tingginya, kepada seluruh jajaran yang bekerja keras demi suksesnya Pemilu Serentak 2019.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini