Viral Ketua KPUD Bekasi Meninggal Dunia, Ini Faktanya

Wijayakusuma, Jurnalis · Rabu 08 Mei 2019 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 08 606 2053203 ketua-kpud-bekasi-viral-meninggal-dunia-ini-faktanya-o3NECbzBS8.jpg

BEKASI - Kabar yang menyebutkan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin meninggal dunia pasca mendapat perawatan di rumah sakit menjadi viral di media sosial. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat bereaksi dengan menyatakan kabar tersebut bohong alias hoax.

Jajang yang mendapat perawatan intensif di RSUD Cibitung sejak Selasa malam, dikabarkan sudah mulai membaik. Ia pun sudah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang perawatan.

"Kondisi beliau saat ini sudah membaik ya. Sudah pindah kamar juga ke ruang perawatan, jadi sudah dibesuk dari teman-teman KPU dan Bawaslu," kata Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi di Bekasi, Rabu (8/5/2019).

Ia menyayangkan tindakan oknum-oknum penyebar hoax yang sengaja ingin membuat gaduh suasana. Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih mencermati sebuah berita yang belum jelas kebenarannya.

(Baca Juga: Pingsan saat Pleno, Ketua KPUD Bekasi Dilarikan ke Rumah Sakit)

"Harus lebih teliti dan cermat lagi dalam menangkap suatu berita, jangan begitu saja percaya karena kan belum tentu benar," ujarnya.

Akbar tak menampik jika kondisi kesehatan Jajang tengah menurun beberapa hari terakhir akibat kelelahan selama bertugas. Sejak pelaksanaan pleno hari pertama hingga keempat, Jajang selalu pulang pukul 06.00 WIB dan kembali bertugas pada pukul 09.00 WIB.

"Beliau cerita kalau dirinya kurang istirahat. Dan kemarin sebelum rapat juga terlihat lemah, wajahnya pucat," tuturnya.

Lantaran terus memaksakan diri, Jajang pun akhirnya pingsan saat memimpin rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara.

"Karena tak kuat lagi beliau pingsan sekitar pukul 19.00 WIB, dan langsung dibawa ke RSUD Cibitung," ungkapnya.

"Tapi sekarang sudah berangsur membaik, cuma masih butuh istirahat banyak. Kita doakan saja agar beliau cepat sembuh dan bisa pulang dari rumah sakit," tandasnya.

Sementara itu, komisoner KPUD Kabupaten Bekasi, Abdul Harits juga membantah isu yang beredar terkait kematian pimpinannya. Ia menyatakan kondisi Jajang sudah semakin membaik meski masih mendapat perawatan pihak rumah sakit.

"Terkait berita Ketua KPUD yang viral di medsos, kami sampaikan bahwa kondisi beliau saat ini masih dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi. Sudah siuman dan bisa berkomunikasi, hanya masih perlu istirahat, kelelahan. Demikian harap menjadi maklum dan mohon doanya," tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini