Dari hasil pengakuan perusuh, mereka berbuat nekat karena dipicu setelah melihat kejadian di Jakarta melalui televisi dan medsos. "Untuk penetapan tersangka atau lainnya, tentunya masih dalam proses penyidikan dan didukung oleh alat bukti yang kini masih terus dikumpulkan," ujar Kapolda.
(Baca Juga: Soal Aksi 22 Mei, Polri Akan Terima Audiensi Pihak Dompet Dhuafa)
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan. Karena sedikit saja terganggu, maka semua pihak akan merasakan dampaknya.
Untuk berbagai fasilitas umum yang rusak, seperti lampu jalan, lampu pengatur lalu lintas, termasuk dua pos polisi segara akan diperbaiki kembali. "Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Pontianak," tutup Kapolda.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.